5 Aspirasi Teruntuk Gubernur DKI Tandingan, Fakhrurrozy

Assalamu’alaikum wa rohmatulloh wa barokatuh…

Sebagai salah seorang warga muslim DKI, saya pribadi mengucapkan selamat, kepada KH. Fakhrurrozy Ishaq, atas kebersediaannya memikul suatu amanah yang luar biasa besar dan berat, dan pertanggung-jawabannya tidak main-main di hadapan Allah Al-Malik di Yaumil Hisab kelak, karena pertaruhannya adalah membawa dan atas nama “umat Islam”, sebagai Gubernur Tandingan daripada Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Gubernur Tjahaja Purnama (Ahok)
Gubernur Tjahaja Purnama (Ahok)
Gubernur Tandingan Fakhrurrozy Ishaq
Gubernur Tandingan Fakhrurrozy Ishaq

Langsung saja, saya ingin menyampaikan beberapa aspirasi, yang mengerucut dalam 5 (lima) poin, kepada Pak Gubernur Tandingan Fakhrurrozy (selanjutnya saya sebut Pak Gub Tan), untuk membawa DKI Jakarta ini menjadi lebih baik, dibanding apa yang diupayakan oleh Gubernur Ahok yang kita anggap tidak pantas memimpin DKI.

Bismillaahirrahmaanirrahiim...

.

#1. KESEJAHTERAAN SOSIAL TANDINGAN

Jika Gubernur “kafir” Basuki Tjahaja Purnama mempunyai misi-ambisi untuk memenuhi isi perut, otak dan dompet warga DKI, yang tidak lain itu adalah merupakan pengejawantahan dari Surah Quraisy “ath-‘amahum min juu’ wa aamanahum min khauf”; suatu amanat bagi para pemimpin untuk bisa mengenyangkan perut rakyatnya dan membebaskan rakyatnya dari segala ketakutan, maka saya punya saran untuk Pak Gub Tan Fakhrurrozy, gunakan ayat Al-Qur’an tandingan! Jangan mau kalah dengan pemimpin non-muslim “kafir” seperti Gubernur Ahok! Ayat Al-Qur’an tandingan yang mana? Surah Al-Balad ayat 13, “FAKKU RAQABAH”, membebaskan (saudara-saudara kita rakyat kita warga DKI dari) perbudakan (ekonomi).

Ini adalah misi kenabian paling pertama sebelum dakwah halal-wal-haram dan dakwah ‘amar ma’ruf nahi munkar; membebaskan per’abidan/perbudakan, mengeluarkan mereka-mereka yang tertindas secara ekonomi dari jurang kemiskinan. Caranya bagaimana? Untuk Pak Gub Tan Fakhrurrozy, aplikasi ayat ini sangat mudah sekali! Dan inilah yang membuat saya optimis 1.000% DKI akan berubah menjadi lebih baik lewat tangan Pak Gub Tan Fakhrurrozy.

Pak Gub Tan bersama seluruh simpatisan laskar FPI, GMJ dan FUI, melakukan “Gerakan Fakku Raqabah” dengan cara menzakatkan harta berupa uang MINIMAL sebesar Rp 1.000.000 (satu juta rupiah) per orang setiap 1 bulan, seumur hidup! Saya mendapatkan data dari Habib Muchsin bahwa jumlah anggota laskar FPI di DKI yang terverifikasi berjumlah sekitar 70.000 orang lebih, saya coba bulatkan sesimpel mungkin bahwa digabung dengan anggota laskar FUI dan GMJ, total ada 100.000 orang lebih. Kalkulasinya, jika 100.000 orang bawahan Pak Gub Tan ini semuanya BERANI mengeluarkan zakat Rp 1.000.000 per bulan, maka dalam 1 bulan saja di tangan Pak Gub Tan akan terkumpul dana fantastis sebesar Rp 100.000.000.000 (SERATUS MILYAR RUPIAH!). Untuk apa dana sebesar ini? Untuk dialokasikan ke 5 dari 8 sektor/ashnaf yang wajib menerima zakat:

  1. Pembangunan sentra-sentra usaha/produksi/industri mikro skala kecil menengah bagi mereka yang masuk kategori FAKIR & MISKIN sehingga mereka bisa memiliki mata pencaharian tetap.
  2. Pembangunan shelter/perumahan gratis/bersubsidi bagi mereka para IBNU SABIL yang tidak lagi memiliki tempat berteduh, seperti anak jalanan, musafir, tunawisma, dan memberdayakan mereka kembali sesuai potensi yang dimiliki.
  3. Pusat-pusat rehabilitasi bagi para MU’ALLAF, yakni mereka-mereka yang telah terjauh dari fitrah mereka sebagai insan yang fitri/suci, seperti anak-anak korban broken-home dan menjadi berandalan, para remaja pengguna narkoba, mereka yang terjerumus dalam dunia prostitusi dan sejenisnya, sehingga, mereka bisa kembali kepada pangkuan fitrah, menjadi insan yang diterima kembali dalam lingkungan sosial, dan kembali menjadi insan yang bermanfaat.
  4. Pembangunan infrastruktur penopang perekonomian. Ini sebagai sasaran kontekstual zakat FII SABIILILLAH (berjihad di jalan Allah). Membangun jalan raya bebas rusak atau bolong sehingga tidak ada pengendara yang celaka, itu jihad di jalan Allah. Membangun sekolah-sekolah berkualitas madani dan berjiwa Qur’ani sehingga generasi anak-anak kita di masa depan menjadi sehebat generasi Rasulullah.saw, itu jihad di jalan Allah. Dan masih banyak lagi sasaran derivatif lainnya.
  5. Pendirian sentra-sentra lembaga keuangan alternatif untuk mengucurkan kredit tanpa bunga bagi para RIQAB dan GHAARIMIIN. Dengan hadirnya lembaga keuangan seperti ini, tidak akan ada lagi saudara kita yang muslim yang kesusahan terjerat utang, dijerat lagi dengan riba dari lembaga keuangan konvensional. Thus, dengan demikian, kucuran dana yang didapat, selain bisa membebaskan dari utang dan cekikan bunga, ia bisa dijadikan modal usaha, sehingga kelak akan tumbuh dan berkembang wirausahawan-wirausahawan muslim, menandingi wirausahawan non-muslim.

Kelima kebutuhan di atas bisa di-cover oleh akumulasi gerakan 1 juta rupiah per orang tiap bulan (Gerakan Fakku Raqabah), bahkan bisa lebih dari cukup; sisanya bisa disimpan sebagai cadangan kas seperti konsep baitul-mal. Masalahnya tinggal satu, BERANI atau TIDAK, Anda sebagai Gubernur DKI Tandingan, mengeluarkan instruksi seperti di atas kepada seluruh simpatisan Anda, wa bil khusus kepada seluruh anggota laskar Front PEMBELA Islam, karena, membela mereka yang miskin dan tidak berdaya, adalah sifat utama Rasulullah. Mari kita tiru.

Selain itu, kemiskinan adalah problem yang harus diatasi dengan kekuatan bersama, dan, tentu saja pada waktunya nanti saya juga akan ikut turun menyumbangkan Rp1.000.000 (satu juta rupiah) tiap bulan SEUMUR HIDUP demi mereka-mereka yang terpinggirkan. Toh apa sih arti uang satu juta perak bagi muslim unggul seperti kita, dibanding balasan sorga yang luasnya seluas langit dan bumi? Gubernur Ahok yang “kafir” saja tiap bulan menzakatkan sebagian gajinya, masa’ kita sebagai muslim yang ya’lu wa laa yu’la ‘alaih tidak berani? Setuju, Pak Gub Tan Fakhrurrozy?

Saya tunggu instruksi Anda kepada seluruh anggota FPI untuk bersiap mengetatkan pinggang, berjihad mengeluarkan harta di jalan Allah bagi kaum fuqaraa wal masakin sebesar Rp1.000.000 setiap bulan mulai dari sekarang. Di tangan Pak Gub Tan, saya yakin dukungan umat dan para kaum muslimin aghniyya pasti akan mengalir.

aliimran92

“Kamu sekali-kali tidak akan sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai.”

(Al-Qur’an Surah Ali Imran ayat 92)

.

 #2. MODA TRANSPORTASI TANDINGAN

Pak Gub Tan Fakhrurrozy tentu sudah dengar kabar bahwa Gubernur Ahok menerima sumbangan gratis bus tingkat kelas Mercedes Benz lebih dari 1 unit. Sungguh luar biasa lobi yang dilakukan orang China itu, ya, Pak Gub Tan. Tapi sebagai Gubernur Tandingan yang dipilih oleh representasi umat muslim, saya yakin Pak Gub Tan Fakhrurrozy memiliki kompetensi yang lebih andal dibanding Gubernur Ahok, yakni kemampuan Mantiq/Balaghah.

Sebagai pemimpin umat Islam yang sah sekarang, Anda adalah tumpuan kami. Bergeraklah Pak Gub Tan! Lobi dubes-dubes Timur Tengah dan Eropa dengan kemampuan mantiq yang pastinya Anda miliki! Gaet investor muslim billionaire dari seluruh penjuru dunia untuk ramai-ramai membelikan kendaraan transportasi yang lebih baik! Lalu nanti buatlah pemisahan moda transportasi: jika di era Gubernur Ahok baru sebatas “Ruangan Khusus Wanita”, maka Pak Gub Tan harus dua langkah lebih cerdas; “Transjakarta Khusus Wanita”, dengan frekuensi kedatangan 1 bus tiap 15 menit. Tentu saja, nama “Transjakarta” bisa Pak Gub Tan ganti dengan nama lain yang lebih syar’i dan Islami. Dengan begini, tidak akan ada lagi ikhtilat atau berbaurnya laki-laki dan perempuan non-mahram di tempat transportasi publik.

Jadi, tugas kedua Anda, Pak Gubernur Tandingan Fakhrurrozy, adalah memastikan penambahan armada transportasi alternatif yang lebih baik, lebih nyaman, dan lebih segalanya, dibanding armada transportasi yang diusahakan Gubernur Basuki. Syukur-syukur kalau Anda bisa menciptakan transportasi non polutan yang tidak berbahan BBM maupun BBG, namun berbahan BBD (Berbahan Bakar Doa).

Serius saya tidak main-main. Orang-orang seperti Pak Gub Tan dan anggota FPI yang mengaku mencintai umat Islam dan pastinya dekat dengan Allah pastilah dikaruniai karomah yang luar biasa untuk bisa membuat keajaiban Ilahiah. Bukankah kerap kita dengar waliyullah yang bisa melayang terbang maupun mengapung di atas air? Apalah susahnya membuat transportasi yang mampu terbang bebas macet dan mogok bagi sosok seperti Anda yang saya yakini adalah sosok ber-maqom tinggi yang pasti mempunyai berbagai solusi.

.

#3. CORAK GOVERNMENT (PEMERINTAHAN) TANDINGAN

Jika Gubernur Ahok menerapkan sistem e-government dan berbagai transparansi pemerintahan serta pelayanan pemerintahan seperti PTSP sebagai corak program pemerintahan Presiden Widodo, maka Pak Gub Tan Fakhrurrozy jangan mau kalah! Jangan tanggung-tanggung! Tiru corak dan teladan kepemimpinan Rasulullah yang memiliki watak altruistis yang tidak berani makan sebelum memastikan umat yang dipimpinnya makan. Tiru corak dan teladan kepemimpinan ‘Umar ibn Khatthab yang memiliki watak altruis serupa yang sampai sudi memanggul sendiri sekarung gandum di tengah malam buta untuk diberikan langsung kepada rakyatnya yang kelaparan. Dalam artian lain, Anda sebagai Gubernur Tandingan versi/pilihan umat Muslim, harus sudah siap mengorbankan 24 jam waktu Anda, siap tidak tidur berhari-hari, siap melaparkan diri, siap bercucur keringat dan energi, siap mengorbankan seluruh nafas hidup Anda demi seluruh warga DKI, yang Anda pimpin, tanpa kecuali!

.

#4. ENVIRONMENT DEVELOPMENT TANDINGAN DENGAN FIQIH LINGKUNGAN

Jika Gubernur Ahok menanam pohon mangrove, maka saya jauh-jauh hari sudah mengetahui bahwa Anda dan para laskar FPI bersama Habib Rizieq Shihab telah menanam 40.000 pohon sejak Januari 2014 dan menargetkan 300.000 pohon di salah satu daerah rawan banjir Bodetabek. Maka, sebagai tandingan akan langkah penghijauan yang dilakukan Gubernur Ahok di DKI Jakarta, Pak Gub Tan Fakhrurrozy beserta jajaran pemerintahannya mulai hari ini, lakukan penghijauan tandingan sembari mengedepankan program Fiqh-ul Bi’ah (Fiqih Lingkungan atau Islamic Environment Law); suatu keilmuan yang jelas tidak akan dikuasai Gubernur Basuki Ahok.

Untuk urusan satu ini, saya yakin Gub Tan Fakhrurrozy memiliki wawasan mendalam tentang masa keemasan aplikasi ilmu planologi pada masa Kekhalifahan Umayyah, baik semasa Daulah Umayyah di Damaskus (661 -750M) maupun dimasa Daulah Umayyah di Andalusia Spanyol (756 -1031 M). Jadikanlah oleh Anda DKI ini ibu kota yang teratur, tertata rapi, bersih dan bak taman surgawi, Pak Gub Tan! Bangun promenade di semua ruas jalan raya. Teduhkan Jakarta Raya ini dengan ribuan pohon peneduh seperti kerukup siam atau talok. Bangun perpustakaan publik 24/7, plus jaringan Wi-Fi dengan teknologi setara LTE-A 450Mbps di masjid-masjid di seluruh DKI Jakarta, sehingga semakin banyak generasi muda umat Islam yang cinta masjid (kendati dengan cara gimmick), dan mereka pasti akan sholat berjamaah ketika adzan berkumandang.

Dengan cara simpel demikian Gub Tan Fakhrurrozy telah melakukan dakwah tanpa suara, menyeru warga muslim DKI kepada sholat hanya lewat fasilitas akses internet cepat, yang tentu saja sudah difilter untuk hanya bisa membuka situs-situs bermanfaat dan memblok gambar-gambar terlaknat. Dengan cara demikian pulalah, setiap gerak langkah kepemimpinan Pak Gub Tan akan diridhai umat muslim, para malaikat, dan tentunya, Allah Ta’ala.

 .

#5. SELALU HADIR DI TENGAH-TENGAH WARGA JAKARTA

Dengan menjadi Gubernur Tandingan, maka Anda adalah ayah bagi para yatim, penghibur bagi mereka yang sakit dan bersedih, tumpuan bagi mereka yang ingin mengadu dan berharap pertolongan, pelindung bagi mereka yang ketakutan, penunjuk bagi mereka yang tersesat, penawar dan pembawa solusi bagi mereka yang menghadapi masalah, dan sebagai lilin terang bagi mereka yang terpuruk dalam keputus-asaan. Hanya dengan totalitas dan pengabdian tanpa pamrih dan tanpa batas seperti inilah, yang akan membuat Bapak lebih unggul dibanding Gubernur Ahok yang aksinya masih kerap menuai antipati.

Tunjukkanlah kepada kami semua, wahai Bapak, bahwa masih ada pemimpin dari kalangan umat Islam yang setaraf Khalifah ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziiz, sehingga umat muslim tidak lagi mengagumi apalagi menyamakan Gubernur Ahok seperti Khalifah ‘Umar bin Khatthab. Buktikan pada dunia dan seluruh insan media, Bapak, bahwa masih ada pemimpin dari kalangan umat Islam yang lebih berani dari Presiden Jokowi yang mengancam akan mengkaramkan kapal-kapal pencuri dari jiran, dengan cara tidak pandang bulu memberlakukan sidak dan pembuktian terbalik serta hukum pancung tangan di tempat untuk para koruptor di jajaran DKI. Saya… yakin, Anda bisa melakukannya.

Dan, terakhir. Jika bulan Ramadhan tiba, jadilah imam di masjid-masjid dan musholla-musholla kecil kami. Kami ingin mendengar suara lantunan ayat suci Al-Qur’an dari bibir pemimpin kami. Kami rindu pemimpin umat Islam di level provinsi hafiizh alias HAFAL Al-Qur’an 30 JUZ di luar kepala, menguasai turats/berbagai literatur keislaman klasik dan kontemporer, serta menguasai berbagai macam tarannum/gaya pembacaan irama Al-Qur’an yang menyentuh mulai dari Bayyati, Nahawand, Sika, Rast, Hijaz hingga irama Kurd dan ‘Ajami seperti Anda, Pak Gubernur mulia pilihan umat muslim, Fakhrurrozy Ishaq. []

 —Jakarta, 2 Desember 2014 | Salah satu warga kota Anda

Iklan

34 thoughts on “5 Aspirasi Teruntuk Gubernur DKI Tandingan, Fakhrurrozy

    • Ini pertarungan misi dalam pemikiran yg sebenarnya tidak ada urusan dengan menilai atas sudut pandang agama yg bersangkutan. Organisasi kepemerintahan jagan sekali-kali dicampur adukan dgn misi yg Islami. Kalau tidak berhasil apakah kita akan salahkan keyakinan yg dipaka? Contohlah apa yg terjadi dgn Rhoma Irama waktu mencalonkan diri sbg presiden?

      Suka

  1. Apakah Anda memiliki keyakinan bahwa anggota laskar FPI di DKI yang terverifikasi yang sebanyak 70.000 itu seluruhnya (100%) sanggup dan bersedia menyumbangkan dana pribadinya sebesar Rp. 1.000.000,- per bulan seumur hidupnya ?

    Apakah Anda juga yakin bahwa seluruh anggota laskar FPI di DKI yang sebanyak itu 100%nya adalah saudara-saudaraku yang memiliki penghasilan bulanan yang relatif cukup untuk biaya hidup di Jakarta bagi diri (dan keluarganya) sehingga bisa menyisihkan sebagian penghasilan dan hartanya untuk disumbangkan sebesar Rp. 1.000.000,- secara terus menerus ?

    Bagaimana jika ternyata tidak semua saudara-saudaraku itu, dengan berbagai alasan dan pertimbangan pribadinya, tidak sanggup melakukan amal ini secara rutin dan terus mnenerus seumur hidupnya ?

    Suka

    • Sepertinya ada yg gagal paham lagi.. Saran saya, mulailah banyak baca buku dan majalah yg bermutu…buku sastra dan filsafat utamanya, jangan lupa banyak minum antimo xixixxi

      Disukai oleh 1 orang

      • Maafkan saya.
        Tanggapan Saudara agak absurd dan terlalu bias.
        Barangkali bisa lebih diperjelas poin-poin yang Saudara maksudkan.
        Terima kasih.

        Suka

    • lah..buat demo tiap hari jumat aja sanggup…demo tiap hari selama bulan ramadhan buat sweeping aja bisa, di tengah harga BBM dan semua kebutuhan naik, semua saudara2 FPI masih bisa buat kegiatan demo, sweeping..apalah artinya 1 jt per orang bagi anggota FPI, pak Habib sendiri saja punya mobil yang harganya milyard an…masa pemimpin sudah jadi milyuner, tapi anggota penghasilan puluhan ribu, kaya yang tidak mungkin…

      Suka

      • Apalah arti 1 uta per orang bagi anggota FPI. Barangkali bagi yang berpenghasilan rutin minimal 4 juta per bulan dengan asumsi tinggal di Jakarta dengan jumlah tanggungan anggota keluarga 3 orang (1 istri dan 2 anak), hal itu mungkin masih bisa dilakukan. Tetapi apakah anggota FPI secara keseluruhan (100%) sanggup dan mampu secara rutin per bulan, terus menerus selama hidupnya, menyisihkan sebagian hartanya sebesar 1 juta ? …. Sekali lagi, secara rutin per bulan dan terus menerus selama hidupnya.

        Mohon maafkan saya jika ada yang kurang berkenan.
        Terima kasih.

        Suka

    • yang punya BLoG ini otaknya dipantat kali ya…. ente tu ud di doktrin sm habib rizieq ente yang ga jelas itu… habib ente itu bermulut manis dan licin bagai belut, Habib rizieq ente itu “DAJJAL” yang berbentuk manusia dan Agama adalah senjata untuk bertempur … cb anda tanyakan 2 pertanyaan ke habib ente itu apakah tiap bulan dia berzakat? apa yang dia sudah lakukan pada negara ini?
      dan Untuk Fakhrurrozy ente sudah berumur dan otak anda sudah mampu untuk memimpin jakarta… wong iuran RT saja ente ga sanggup mikirin cara bayarnya.. apa lagi mikir yang lain.. Otak ente itu sudah doktrin sm Habib “DajjaL” Rizieq.
      Jadi sadar lah kau yang punya blog ini dan kau juga Fakhrurrozy serta pengikut-pengikutnya sebelum terlambat.

      Suka

      • Assalamu’alaikum, Saudaraku…

        Saya prihatin dengan komentar Saudara. Saya tidak mau suudzhon Saudara dulu nilai mata pelajaran Sastra & Bahasa Indonesianya angsa atau kursi terbalik. Biar lebih cepat, sudi kiranya Saudara membaca tulisan di link ini baik-baik, dan beristighfarlah, karena sesungguhnya kebodohan yang dibiarkan itu adalah sebuah dosa.

        http://id.wikipedia.org/wiki/Satire

        Suka

  2. suka dengan tulisan ini, kalau memang tidak menyukai pemimpin yang non-muslim, dan menginginkan pemimpin yang muslim, seolahkan tunjukkan kriteria yang dipaparkan secara gamblang oleh Rasul dan Sahabatnya semasa mereka menjadi Khalifah di muka bumi ini.

    Jika tidak bisa, jangan menjadikan ayat Al-Qur’an dan Hadist serta tingkah laku Rasul sebagai tameng kebodohan dan ketidakbisaan dalam hal apapun.

    Disukai oleh 1 orang

  3. bacaan yang bagus, cuman 1 hal yang agak ANEH, katanya pak Gubernur Ahok mengeluarkan ZAKAT, lha kok bisa ya?? bukannya zakat itu eksklusif milik UMAT ISLAM ??? mungkin sebaiknya kalimat gubernur mebayar zakat diganti menjadi Gubernur mengeluarkan sedekah…

    Suka

    • Tetapi, untuk untuk program pengumpulan sumbangan abadi sebesar 1 juta rupiah per bulan per anggota FPI seumur hidupnya, apakah seluruh anggota FPI mampu dan sanggup melakukan seumur hidupnya tanpa putus sekalipun ? Apakah ada kemungkinan di antara anggotanya ada yang tidak sanggup ? Siapa yang bisa menjamin ini semua ?

      Jadi sebaiknya lebih realistis dalam membuat perhitungan dan program. Memanglah benar bahwa gebrakan langkah demi kemajuan dan kemaslahatan umat Islam itu yang paling utama, tetapi analisis dan rencana kerja yang obyektif, produktif, dan realistis itu juga penting agar kita sebagai umat Islam di Indonesia ini tidak dianggap sebagai orang yang terlalu banyak bermimpi.

      Suka

  4. Setuju banget gann.. Sebagai warga muslim saya sangat setuju dengan apa yg harus di lakukan oleh pak gubernur tandingan.. Jgn mau kalah ma ahok itu.. Lakukan dengan cara kita.. Tapi pertanyaan saya.. Serius lu..??

    Suka

  5. Sampai saat ini penulis artikel ini belum memberi tanggapan atau jawaban terhadap sejumlah komentar atau pertanyaan yang diberikan oleh pembaca. Apakah ini sebuah forum diskusi atau hanya bualan kosong semata ?

    Mohon maaf jika ada yang kurang berkenan.
    Terima kasih.

    Suka

  6. begini kalau dilihat mungkin bagus yaa visi dan misinyaa akan tetapi tidak menjelek-jelekan agama itu tidak boleh…islam mengajarkan agama mu agama mu agama ku agama ku… masalah keyakinan hanya allah yang menilai baik dan buruk nya sesorang…maaf sedikit masukan saya orang islam dan saya berteman dengan banyak teman yang bukan dari muslim (non muslim) saya tidak ingin terjadi perpecahan antar keyakinan buat saya apabila kita melihat haruslah dari sudut pandang yang luas jangan kita tuh berpandangan negatif. hidup harus saling tolong menolong gak berpadangan dari kaum muslim or non muslim kita bikin hidup itu indah mari kita sama2 membangun keharmonisan didalam ke masyarakatan…terimakasih

    Suka

  7. hahahahaha…. maju terus gubtan/ nurngan…. jgn mau kalah sama ahok…. penjelasan yg luar biasa…. semoga bisa menjadi bahan, dan dpt membantu pekerjaan gubtan/nurngan…. kalo blm ada kerjaan dan blm tau apa yg harus di kerjain…. maju terussss….. pantang mundur, kecuali kepepet…

    Suka

  8. Nice gan. Awalnya saya sempat mengecam tulisan anda gara gara saya pikir tidak sependapat dengan saya, ternyata setelah saya baca nice one. Suka dengan gaya bahasanya yg tdk langsung menolak secara keras ataupun mengecam beberapa pihak.
    Dan menurut saya, ini adalah beberapa opini penulis, jadi jika ada yg tidak setuju itu bisa kita perbaiki bersama. Dan bagi beberapa orang yg mentololkan orang lain yg lebih pintar dari dirinya, mungkin bisa berpikir dahulu sebelum berkomentar.

    Suka

  9. Saya nonmuslim, saya rasa anda perlu dapat apresiasi yg lebih banyak..
    Terus menulis gan…
    Indonesia ini perlu lebih banyak orang seperti anda.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s